Penerapan Proses Desain Arsitektur Pada Perancangan Table Lamp

Isi Artikel Utama

Edwin Rifanindio
Ari Ariyanto

Abstrak

Table Lamp (lampu meja) sebagai aksesori di dalam ruang interior dapat memberikan kontribusi terhadap faktor keindahan dan kenyamanan ruangan  dari pancaran cahaya dan ekspresi desain fisiknya. Namun seringkali hasil perancangan Table Lamp kurang mendukung keindahan dan kenyamanan ruangan. Perancangan Table Lamp dalam penelitian ini bertujuan menghasilkan   Table Lamp yang mampu meningkatkan  faktor keindahan dan kenyamanan ruangan. Dalam proses desain ruang interior termasuk juga aksesorinya, diperlukan pemikiran yang konseptual seperti juga dalam desain arsitektur. Oleh karena itu metode perancangan Table Lamp bisa mengacu pada metode perancangan arsitektur, sebab interior adalah bagian integral dari arsitektur. Metode penelitian menggunakan langkah-langkah proses desain arsitektur (Architectural Design Process), dimulai dari tahap Programming (informasi), Schematic Design (ide), Design Development (solusi) dan Construction Documents (Solusi masalah). Perancangan Table Lamp bisa diperkaya melalui penggunaan style atau gaya yang mempunyai karakter kuat, khas dan estetis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain Table Lamp yang menerapkan kombinasi antara style Frank Loyd Wright dengan ciri khas bentuk-bentuk geometris sederhana  persegi empat, segi tiga dan  garis  dengan style ornamen budaya Asmat dengan ciri khas    lingkaran dan garis    dapat menghasilkan bentuk Table Lamp yang indah, khas dan unik.

Rincian Artikel

Bagian

Articles

Cara Mengutip