Penerapan Proses Desain Arsitektur Pada Perancangan Table Lamp
Main Article Content
Abstract
Table Lamp (lampu meja) sebagai aksesori di dalam ruang interior dapat memberikan kontribusi terhadap faktor keindahan dan kenyamanan ruangan dari pancaran cahaya dan ekspresi desain fisiknya. Namun seringkali hasil perancangan Table Lamp kurang mendukung keindahan dan kenyamanan ruangan. Perancangan Table Lamp dalam penelitian ini bertujuan menghasilkan Table Lamp yang mampu meningkatkan faktor keindahan dan kenyamanan ruangan. Dalam proses desain ruang interior termasuk juga aksesorinya, diperlukan pemikiran yang konseptual seperti juga dalam desain arsitektur. Oleh karena itu metode perancangan Table Lamp bisa mengacu pada metode perancangan arsitektur, sebab interior adalah bagian integral dari arsitektur. Metode penelitian menggunakan langkah-langkah proses desain arsitektur (Architectural Design Process), dimulai dari tahap Programming (informasi), Schematic Design (ide), Design Development (solusi) dan Construction Documents (Solusi masalah). Perancangan Table Lamp bisa diperkaya melalui penggunaan style atau gaya yang mempunyai karakter kuat, khas dan estetis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain Table Lamp yang menerapkan kombinasi antara style Frank Loyd Wright dengan ciri khas bentuk-bentuk geometris sederhana persegi empat, segi tiga dan garis dengan style ornamen budaya Asmat dengan ciri khas lingkaran dan garis dapat menghasilkan bentuk Table Lamp yang indah, khas dan unik.