FUNGSI SIMBOLIK , FUNGSI ARTISTIK  DAN FUNGSI TERAPEUTIK DARI RAJAH  ( TATTOO )

Isi Artikel Utama

Herman Jusuf

Abstrak

Tato merupakan salah satu bentuk praktik modifikasi tubuh yang ditemukan dalam berbagai kebudayaan di berbagai belahan dunia dan telah berkembang sebagai bagian dari ekspresi sosial, budaya, spiritual, maupun identitas personal. Bukti arkeologis berupa figur manusia dengan indikasi ornamen pada tubuh serta temuan mumi bertato menunjukkan bahwa praktik tato telah berlangsung sejak ribuan tahun yang lalu dan memiliki sejarah yang panjang dalam perkembangan peradaban manusia. Keberadaan tato tidak dapat dipahami semata-mata sebagai bentuk estetika tubuh, melainkan sebagai praktik budaya yang mengandung beragam makna dan fungsi sesuai dengan konteks sosial masyarakat yang mempraktikkannya. Dalam sejumlah kebudayaan, tato digunakan sebagai ornamen tubuh dan sarana memperkuat identitas individu maupun kelompok; sementara dalam konteks lainnya, tato memiliki dimensi sakral yang berkaitan dengan kepercayaan, ritual, status sosial, atau penanda tahapan kehidupan. Selain itu, tato juga secara historis dikaitkan dengan fungsi terapeutik dan protektif, termasuk sebagai bagian dari praktik pengobatan tradisional serta kepercayaan terhadap kekuatan simbolis tertentu. Dengan demikian, tato dapat dipandang sebagai artefak budaya yang merepresentasikan hubungan kompleks antara tubuh, identitas, estetika, kepercayaan, dan struktur sosial dalam kehidupan masyarakat.

Rincian Artikel

Bagian

Articles

Cara Mengutip

FUNGSI SIMBOLIK , FUNGSI ARTISTIK  DAN FUNGSI TERAPEUTIK DARI RAJAH  ( TATTOO ). (2026). Wastucitra, 2(1). https://ejournal.stdi.ac.id/wastucitra/article/view/19